Tuesday, June 20, 2017

“Tuhan Berbicara”


Seorang manusia berbisik, “Tuhan, bicaralah padaku.”
Dan burung kutilang pun bernyanyi. Tapi, manusia itu tidka mendengarkannya.
Maka, manusia itu berteriak, “Tuhan, bicaralah padaku!”
Dari guntur dan petir pun menggemuruh. Tapi, manusia itu tidak mendengarkannya.
Manusia itu melihat sekelilingnya dan berkata, “Tuhan, biarkan aku melihat Engkau.”
Dan bintang pun bersinar terang. Tapi, manusia itu tidak melihatnya.
Dan, manusia berteriak lagi, “Tuhan, tunjukkan aku keajaiban-Mu”
Dan seorang bayi pun lahirlah. Tapi, manusia tidak menyadarinya.
Maka, ia berseru lagi dalam keputusasaannya, “Jamahlah aku, Tuhan!”
Dan segera, Tuhan pun turun dan menjamahnya. Tapi, manusia itu malah mengusir kupu-kupu tersebut dan terus berjalan.
Betapa hal ini semua sebenarnya mengingatkan pada kita bahwa Tuhan selalu hadir di sekitar kita dalam bentuk sederhana dan kecil yang sering kita anggap lalu, bahkan dalam era digital ini.
Manusia itu berseru, “Tuhan, aku membutuhkan pertolongan-Mu!”
Dan datanglah e-mail dengan berita-berita baik dan menguatkan. Namun, ia justru menghapusnya dan terus berkeluh-kesah...

Pesan cerita:

Janganlah kita mencampakkan suatu anugera, hanya karena anugerah itu tidak dikemas dalam bentuk yang diinginkan dan dimengerti oleh kita. Syukurilah segala yang kita terima dalam kehidupan, mulai dari hal-hal kecil yang kita nikmati sehari-hari. Dengan demikian, Anda akan dapat merasakan bahagia, saat ini juga, di sini...

mari kita banyak menikmati kehidupan kita menjadi lebih bermakna,, dengan banyak strategi-strategi yang akan kita pelajari dalam workshop-workshop resolusi indonesia

Cek jadwalnya di 085755513200
jangan lupa untuk follow ig kami di seminar jatim dan resolusi training

Artikel Terkait

“Tuhan Berbicara”
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email