Sunday, November 13, 2016

Berbisnis Tanpa Meninggalkan Keluarga

Ohh ternyata gini caranya...


Siapa bilang wanita tidak bisa berbisnis sambil tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang ibu? Mari tengok Desi Marwati (26 tahun). Ibu satu anak bernama Chika (satu tahun) itu mampu menjalankan kegiatan usaha sambil mengasuh anak semata wayangnya. ''Saya merintis usaha ritel syariah dengan membuka showroom Foodland Shohib di Cilegon,'' katanya.

Tokonya berlokasi di Jalan Perjuangan Kavling Blok D No 20, Cilegon, Provinsi Banten. Showroom Foodland itu menjual beraneka macam kebutuhan masyarakat, terutama sembako, makanan ringan, air kemasan, dan produk-produk kebutuhan rumah tangga lainnya.

Desi menjaga tokonya bersama dengan seorang karyawan wanita yang merupakan tetangganya. Jarak dari rumahnya ke toko tersebut sekitar 15 menit dengan sepeda motor. ''Saya biasanya membuka toko sekitar pukul sembilan pagi, setelah pekerjaan rumah tangga beres. Anak saya bawa ke toko, sehingga dapat tetap saya urus. Di bagian belakang toko, saya menyiapkan kasur untuk anak, dan sejadah serta mukena untuk keperluan shalat. Pukul tujuh malam toko tutup, sehingga saya dapat segera pulang ke rumah,'' paparnya.

Suami Desi, seorang konsultan migas yang saat ini bertugas di Caltex, Riau, berpesan kepadanya agar jangan ngoyo (memaksakan diri) dalam bisnis. ''Bisnis itu penting dan berguna bagi seorang istri, namun jangan sampai melalaikan tugas mulia sebagai ibu rumah tangga. Itu pesan suami saya yang selalu saya pegang teguh,'' tuturnya. Menurutnya, berbisnis atau berusaha itu mempunyai arti penting bagi seorang istri. ''Dengan berbisnis kita mempunyai kegiatan positif, terhindar dari kejenuhan, dan memiliki uang sendiri yang antara lain dapat kita gunakan untuk bersedekah atau menolong kerabat dan saudara yang mengalami kesulitan,'' paparnya.

Selain itu, tambah Desi, berbisnis bagi seorang istri juga penting sebagai back-up sumber pendapatan keluarga. ''Ini sangat berguna untuk berjaga-jaga kalau-kalau suami sebagai motor ekonomi keluarga menghadapi masalah, misalnya pemutusan hubungan kerja (PHK),'' ungkapnya. Presiden Direktur/CEO Foodland, Novian Mas'ud mengatakan kini tren bisnis, khususnya di negara-negara maju, mengarah ke bisnis yang dikerjakan di rumah. ''Di era modern saat ini, makin banyak jenis bisnis yang dapat dikerjakan di rumah atau dari rumah tanpa harus kehilangan waktu untuk keluarga. Makin banyak pengusaha yang berkantor di rumah. Hal ini pun mulai banyak kita jumpai di Indonesia,'' ujarnya.

Untuk kelanjutannya...

Ikuti bagaimana caranya membangun bisnis tanpa harus meninggalkan keluarga,

HARGA SPESIAL HANYA BERLAKU S.D. 18 NOV '16 !!!


Seminar BUSINESS WARRIOR
Seminar BUSINESS WARRIOR

.
Seminar BUSINESS WARRIOR
"Strategi Jitu Memulai Bisnis Tanpa Meninggalkan Kuliah, Pekerjaan, dan Keluarga"
.
Bersama:
1. Fuad Zakiy - Chairman Public Speaking Academy chapter Jawa Timur - Founder & Managing Director PT. Sangsaka Motivator Indonesia - Executive & Business Coach
.
2. Tegar Prajaksa (Dukun Dagang) - Founder & CEO Resolusi Indonesia - Penulis Buku Best Seller "Kitab Pesugihan : 17 Rahasia Bisnis Dijamin Laris" - Business Coach & Guerrilla Marketing Practitioner
Anda akan belajar :
1. Menanamkan Billionaire Mindset agar Uang Mengejar Anda
2. Bagaimana Memulai Bisnis Hanya Dengan Berbekal Ide
3. Bagaimana Memilih Partner Bisnis yang Tepat
4. Bagaimana Bertahan & Semakin Kaya dalam Kondisi Krisis
5. Bagaimana Meningkatkan Profit Bisnis 1840% dalam 3 Bulan atau Kurang
6. Mendesain Bisnis yang Siap Bersaing di Era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)
.
SURABAYA:
Minggu, 20 November 2016
Pkl. 09.00-17.00 WIB
Hotel Tunjungan
Jl. Tunjungan - Surabaya
.
MALANG:
Minggu, 4 Desember 2016
Pkl. 09.00-17.00 WIB
Hotel Amaris 
Jl. Letjend Sutoyo no. 39 - Malang
.
Investasi hanya Rp. 500.000,-
*Berlaku s.d. 18 November 2016
**Setelah 18 November 2016, HARGA NAIK menjadi Rp. 1.000.000,-
.
SEGERA DAFTAR!
SMS: DAFTAR (spasi) Nama Lengkap Anda (spasi) Surabaya / Malang
Kirim ke 0857 555 13200
Reseller wellcome dapatkan komisi menarik...

Artikel Terkait

Berbisnis Tanpa Meninggalkan Keluarga
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email